VGA, singkatan dari Video Graphics Array/Adapter, adalah standar tampilan komputer analog yang dipasarkan pertama kali oleh IBM pada tahun 1987. Walaupun standar VGA sudah tidak lagi digunakan karena sudah diganti oleh standar yang lebih baru, VGA masih diimplementasikan pada Pocket PC. VGA merupakan standar grafis terakhir yang diikuti oleh mayoritas pabrik pembuat kartu grafis komputer. Tampilan Windows sampai sekarang masih menggunakan modus VGA karena didukung oleh banyak produsen monitor dan kartu grafis.
Pengertian VGA
Istilah VGA juga sering digunakan untuk mengacu kepada resolusi layar berukuran 640×480, apa pun pembuat perangkat keras kartu grafisnya. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor. Untuk proses desain grafis atau bermain permainan video, diperlukan kartu grafis yang berdaya tinggi. Produsen kartu grafis yang terkenal antara lain ATI dan nVidia.
Selain itu, VGA juga dapat mengacu kepada konektor VGA 15-pin yang masih digunakan secara luas untuk mengantarkan sinyal video analog ke monitor. Standar VGA secara resmi digantikan oleh standar XGA dari IBM, tetapi nyatanya VGA justru digantikan oleh Super VGA.
Fungsi VGA Card
Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dari komputer menjadi tampilan grafik di layar monitor. Kartu VGA (Video Graphic Adapter) berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game. VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi. Chipset/prosesor pada kartu VGA banyak sekali macamnya karena tiap-tiap pabrik kartu VGA memiliki Chipset andalannya. Ada banyak produsen Chipset kartu VGA seperti NVidia, 3DFX, S3, ATi, Matrox, SiS, Cirrus Logic, Number Nine (#9), Trident, Tseng, 3D Labs, STB, OTi, dan sebagainya.
Jenis Memori pada VGA Card
Kartu VGA menggunakan beberapa macam memori seperti berikut ini:
Berkecepatan 80 ns atau 70 ns, ada juga MD-RAM (Multiple Dynamic RAM) yang menggunakan DRAM berlapis. Digunakan pada kartu grafik 8, 16, atau 32 bit untuk komputer entry level yang tidak memerlukan kecepatan tinggi dan warna yang banyak.
Berkecepatan 60 ns sampai 35 ns, banyak ditemui pada kartu grafik 64 bit. EDO RAM yang umum dipakai mempunyai speed 60 MHz 60/40ns. Contoh: WinFast S280/S600 3D, Diamond Stealth 2000 3D, ATi Mach 64.
Berkecepatan 20 atau 10 ns, lebih mahal dibandingkan DRAM karena lebih cepat. Ditujukan untuk komputer kelas atas dan desain grafis. Contoh: Diamond Fire GL, Diamond Stealth 3000 3D, Diamond Stealth 64.
Berkecepatan kurang dari 10 ns, berdasarkan teknologi SDRAM. Banyak digunakan pada kartu grafik kelas tinggi dengan kemampuan 3D accelerator. Contoh: Matrox MGA Millenium, Diamond Stealth II S220, ATI Rage II 3D Pro.
Penggunaan RAMBUS pada VGA card komputer masih sedikit. RAMBUS adalah memori yang digunakan pada mesin-mesin game Nintendo dan Sega. Sejauh ini hanya kartu grafik produksi Creative Labs (MA-302, MA-332 Graphic Blaster 3D dan Graphic Blaster xXtreme) yang menggunakannya.
Graphic Accelerator & 3D Accelerator
Chipset-chipset masa kini sudah memasukkan kemampuan akselerasi 3D built in pada kartu VGA. Selain kartu VGA, sekarang ada peripheral komputer pendukung yang dinamakan 3D accelerator. 3D accelerator berfungsi untuk mengolah/menterjemahkan data/gambar 3D secara lebih sempurna. Akselerator 3D yang keberadaannya tidak memerlukan IRQ lagi mampu melakukan manipulasi-manipulasi grafik 3D yang kompleks.
Contohnya pada game-game 3D bisa ditampilkan citra yang jauh lebih realistis. Sebab banyak fungsi pengolahan grafik 3D yang dulunya dilakukan oleh prosesor pada motherboard, kini dikerjakan oleh prosesor grafik 3D pada 3D accelerator tersebut. Dengan pembagian kerja ini maka prosesor dapat lebih banyak melakukan kerja pemrosesan yang lain. Selain itu programmer tidak perlu membuat fungsi grafik 3D, karena fungsi tersebut sudah disediakan oleh akselerator 3D.
Chipset 3D pada kartu VGA tidak sebaik jika menggunakan 3D accelerator sebagai pendukungnya (3D accelerator dipasang secara terpisah bersama dengan kartu VGA). Meskipun begitu Chipset 3D pada kartu VGA juga mendukung 'beberapa' fasilitas akselerasi 3D pada 3D accelerator. Sebagai catatan penting bahwa, fungsi 3D accelerator akan optimal jika Software/game yang dijalankan memanfaatkan fungsi-fungsi khusus pada 3D accelerator tersebut. Software/game yang mendukung fasilitas ini mulai berkembang, yang sudah terkenal adalah dukungan terhadap 3D accelerator yang memiliki chipset VooDoo 3D FX, Rendition Verite, dan Permedia 3D Labs.
Jenis Slot VGA
| Jenis | Keterangan |
|---|---|
| VGA PCI | VGA card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot VGA. Jenis ini sudah jarang sekali digunakan karena keterbatasan fitur. Ciri-cirinya: pada bagian slot terdapat coakan dan jenis pin-nya lurus secara vertikal. |
| VGA AGP | Dibuat karena adanya peningkatan signifikan terhadap transfer data dari memory dan CPU ke peralatan display. Diluncurkan berdasarkan nilai voltase: AGP 1x dan 2x dengan voltase 3.3V, sedangkan 4x dan 8x menggunakan 1.5V. VGA AGP terakhir adalah jenis Pro dan Pro Universal. Ciri-ciri: bentuk pin vertikal mirip formasi sarang lebah. |
| VGA PCI Express | Perkembangan slot PCI dengan kemampuan yang luar biasa. Dua versi yang terkenal: PCI Express 1x dan 16x — PCI Express 16x digunakan khusus untuk VGA jenis PCI Express, dan 1x untuk peralatan tambahan. Ciri fisik: bentuknya kebalikan dari PCI biasa. |
Cara Membaca Tipe VGA
Sekarang (tahun 2009) untuk VGA ATI Generasi 4xxx dan 5xxx lah yang sedang berjaya.
- Angka pertama "5" → generasinya, berganti tiap ±1 tahun.
- Angka kedua "8" → kelasnya. "8"/"9" = high-end, "6"/"7" = mid-end, "3"/"4"/"5" = low-end.
- Angka ketiga "5" → sub-kelas. Semakin tinggi angkanya, semakin tinggi performanya (misal 5850 < 5870 < 5890).
Contoh ATI 4000 series: 4850/4870/4890 = high end · 4670/4650 = mid end · 4350 = low end
Peringkat VGA Laptop Dunia
GeForce GTX 480M SLI · GeForce GTX 580 · Radeon HD 6970 · GeForce GTX 570 · GeForce GTX 480 · GeForce GTX 470 · GeForce GTX 470M SLI · Radeon HD 6970M Crossfire · GeForce GTX 460M SLI · Mobility Radeon HD 5870 Crossfire · GeForce GTX 485M · Radeon HD 5850 · GeForce GTX 460 768MB · GeForce GTX 285M SLI · Radeon HD 6970M · GeForce GTX 280M SLI · Radeon HD 6950M · Mobility Radeon HD 4870 X2 · Quadro 5010M · GeForce GTX 470M · GeForce GTX 480M · GeForce GTS 450 · GeForce GTX 260M SLI · Mobility Radeon HD 5870 · Quadro 4000M · GeForce GTX 560M · Quadro 5000M · FirePro M7820 · Radeon HD 6870M · GeForce 9800M GTX SLI · Quadro 3000M · GeForce GTX 460M · Quadro FX 3800M · GeForce GTX 285M · Mobility Radeon HD 4870 · GeForce GTX 280M · GeForce 9800M GT SLI · GeForce 9800M GTS SLI · Mobility Radeon HD 3870 X2 · GeForce 8800M GTX SLI · Mobility Radeon HD 3850 X2 · Quadro FX 3700M · Mobility Radeon HD 4860 · FirePro M7740 · Mobility Radeon HD 4850 · GeForce GTX 260M · GeForce 9800M GTX · Quadro FX 2800M · GeForce GT 555M · GeForce 9800M GT · GeForce 8800M GTX · Quadro FX 3600M · Mobility Radeon HD 5850 · Radeon HD 6850M · GeForce GT 445M · GeForce GTS 360M · GeForce GT 550M · Quadro 2000M · Quadro 1000M
Class 2
GeForce GT 240 · Radeon HD 6770M · Radeon HD 6750M · GeForce GTS 260M · GeForce GTS 160M · GeForce 9800M GTS · GeForce GT 430 · Radeon HD 6830M · Mobility Radeon HD 5830 · GeForce 9800M GS · Mobility Radeon HD 4830 · Mobility Radeon HD 5770 · GeForce GTS 150M · GeForce 8800M GTS · Radeon HD 6730M · Radeon HD 6570M · Mobility Radeon HD 5750 · GeForce GT 540M · Mobility Radeon HD 5730 · FirePro M5800 · GeForce GT 435M · Radeon HD 6650M · Radeon HD 6550M · Radeon HD 6630M · GeForce GTS 250M · GeForce GTS 350M · Mobility Radeon HD 5650 · Radeon HD 6530M · GeForce GT 525M · Mobility Radeon HD 565v · Mobility Radeon HD 4670 · Quadro FX 1800M · GeForce GT 425M · GeForce 9700M GTS · Quadro FX 2700M · GeForce GT 335M · Mobility Radeon HD 3870 · Mobility Radeon HD 5165 · Mobility Radeon HD 560v · Mobility Radeon HD 4650 · GeForce Go 7950 GTX SLI · GeForce GT 220 · GeForce Go 7900 GTX SLI · GeForce GT 420M · Mobility Radeon HD 3850 · GeForce GT 330M · Quadro FX 880M · Quadro NVS 5100M · GeForce GT 240M · GeForce Go 7950 GTX · Quadro FX 3500M · GeForce 8700M GT SLI · GeForce 9700M GT · GeForce GT 230M · Mobility Radeon HD 550v · GeForce GT 325M · GeForce Go 7800 GTX SLI · GeForce 8600M GT SLI · GeForce Go 7900 GS SLI · GeForce GT 130M · NVS 4200M · GeForce GT 520M · GeForce Go 7900 GTX · Quadro FX 2500M · GeForce 9650M GS · GeForce 9650M GT · GeForce 8700M GT · Quadro FX 1700M · Quadro FX 1600M · Radeon HD 6490M · GeForce Go 7800 GTX · GeForce Go 7900 GS · Quadro NVS 320M · Quadro FX 1500M · GeForce 9600M GT · GeForce GT 220M · Quadro FX 770M · GeForce GT 120M · Mobility Radeon HD 3670 · GeForce GT 320M · GeForce GT 415M
Class 3
Mobility FireGL V5725 · Radeon HD 6470M · GeForce 320M · Mobility Radeon HD 2600 XT · Mobility Radeon X1900 · Mobility Radeon X1800XT · Mobility Radeon X1800 · GeForce Go 6800 Ultra · GeForce Go 7800 · GeForce 9600M GS · GeForce 9500M GS · Mobility Radeon HD 2700 · Radeon HD 6370M · Mobility Radeon HD 5470 · Mobility Radeon HD 3650 · Mobility FireGL V5700 · Mobility Radeon HD 5145 · Mobility Radeon HD 545v · Mobility Radeon HD 4570 · Radeon HD 6450M · GeForce 410M · Mobility Radeon HD 5450 · Quadro FX 570M · GeForce 8600M GT · Mobility Radeon HD 2600 · HD Graphics 3000 · GeForce 310M · Quadro FX 380M · GeForce G210M · GeForce 315M · NVS 3100M · GeForce Go 7600 GT · GeForce 9500M G · GeForce 8600M GS · NVS 2100M · GeForce Go 7700 · GeForce Go 6800 · Quadro FX Go 1400 · Mobility Radeon X800XT · Radeon HD 6430M · Mobility Radeon HD 5430 · Mobility Radeon HD 540v · Mobility Radeon HD 4550 · Radeon HD 6350M · Mobility Radeon HD 4530 · Mobility Radeon HD 4350 · Mobility Radeon HD 530v · GeForce 305M · Mobility Radeon X1700 · Mobility FireGL V5250 · Mobility Radeon X2500 · GeForce Go 7600 · Quadro NVS 300M · Mobility Radeon X800 · Mobility Radeon X1600 · Mobility FireGL V5200 · Mobility Radeon 9800 · GeForce Go 6600 · Mobility Radeon X1450 · Mobility Radeon X700 · Mobility FireGL V5000 · GeForce G 110M · Radeon HD 6330M · Mobility Radeon HD 4330 · GeForce 8400M GT · Quadro NVS 140M · GeForce G 107M · GeForce G 105M · GeForce 9500M GE · GeForce G 103M · GeForce G 102M · GeForce G 205M · GeForce 9400M (G) / ION (LE) · Radeon HD 6310 · ION 2 · Mobility Radeon HD 3470 Hybrid X2 · GeForce 9400M GeForceBoost · Mobility Radeon HD 3470 · GeForce 9300M G · GeForce 9300M GS · Quadro FX 370M · Quadro NVS 160M · HD Graphics 2000 · GeForce 9200M GS · Mobility Radeon HD 3450 · Radeon HD 6250 · Mobility Radeon HD 3430 · Mobility Radeon HD 3410 · Mobility Radeon HD 2400 XT · Radeon HD 4270 · Radeon HD 4250 · Radeon HD 4200 · Graphics Media Accelerator (GMA) HD Graphics · Quadro NVS 150M · Quadro FX 360M · Mobility Radeon X1350 · Mobility Radeon X1400 · GeForce 9100M G · GeForce 8400M GS · Quadro NVS 135M · Mobility Radeon HD 2400 · Radeon HD 4100 · Radeon HD 3200 · Radeon HD 4225
Segmentasi Pasar
Klo liat review, tomshardware menurut saya lumayan komprehensif. dijelasin dari arsitektur ampe jeroan-jeroannya VGA. Tapi, masalahnya pada akhirnya kita kan ngeliat performa vga di game, bukan secara teori aja. Jadi yang lebih esensial buat dibahas itu ya apa aja sih jeroan-jeroannya VGA yang ngefek ke performa game. Khusus buat seri 48 n 98+gt200, pertimbangannya:
- ATI n nvidia punya pendekatan yang berbeda buat pasar game. ATI (dengan AMD sbg atasannya) lebih ngejar pasar mid-low end segment dengan menyediakan VGA MURAH. Moto mereka bisa dibilang komputer untuk semua (teknologi massal). Sedang nvidia lebih ngejar brand image n "performance crown". Moto mereka, klo bisa bikin VGA super kenceng, orang-orang yang mau beli produk mid-low end akan langsung percaya ama produk nvidia. Sejauh ini bisa saya bilang keduanya sama-sama sukses. ATI sukses bikin VGA murah dengan ukuran (die size) n watt kecil n fitur bagus (HDMI with 7.1 audio buat HomTeaterPC) contohnya ya produk 4650, 4670. Nvidia juga sukses bikin VGA super kenceng yang efisien, juga yang edan spt gtx260, gtx295 (yang baru).
- Masalahnya kan ada di produk yang berada di perpotongan pasar itu tadi. Simplenya, klo mau VGA murah lebih kenceng ATI, klo mau VGA mahal lebih kuat nvidia. Klo VGA tengah? Nah, produk tengah-tengah ini, buat ATI adalah produk hi-endnya mereka (ingat, pasar mereka "rakyat jelata"). Sedang buat nvidia baru produk mid-endnya (seri 98). ATI dengan dx 10.1 (dengan fitur tessalation = lebih cepat ngeload polygon obyek yang rumit) + built in HDMI w/ audio, sedang nvidia menawarkan "eyecandy" physx n CUDA (ATI juga katanya menjanjikan tandingan CUDA yaitu platform Stream dan sebagai tambahan konsep fusion buat mereka yang pake all-AMD hardware).
- Masing-masing punya arsitektur yang berbeda, jadi punya kelebihan dan kekurangan yang berbeda pula. HD 4850 punya 800 SPU, 40 texturing unit, 16 ROPs. Buat 4870, sebagai tandingan 448 bit-nya gtx260, bandwidth ditingkatkan pake DDR5. Sedang nvidia 9800gtx punya 128 SPU, 64 texturing unit, 16 ROPs. Dan gtx260 punya 192SP, 64 TxturUnit, 28 ROPs, dan 448bit DDR3.
Mengapa Shader ATI Lebih Besar dari Nvidia?
- Game is not just about shading, masih ada tekstur, framebuffer (besar memory VGA), bandwidth dll yang mempengaruhi performa game.
- 800SP ATI secara sederhana didapat dengan "5 way-160shader". Jadi walaupun physical 160sp, efektifnya adalah 800sp. Mungkin mirip seperti teknologi DDR VGA (DDR5-nya 4870 cuma kebaca 900MHz padahal efektifnya 3600MHz).
- Umumnya para benchmark memukul rata setting VGA yang ditest. Padahal ATI n Nvidia punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. ATI punya lebih banyak shader proc, lebih kuat di kalkulasi shading yang rumit terutama DX10. Sementara nvidia punya texturing unit yang berlimpah, jadi setting ultra untuk tekstur game ga akan ngaruh banyak sama performancenya.
- Kenyataan bahwa raw performance-nya ATI lebih kuat dari nvidia berhubung punya shader lebih banyak. Sehingga ATI lebih CPU bound dibanding Nvidia akibat CPU harus memberi makan/feeding lebih banyak data untuk tiap shader proc-nya. Ini bisa menjelaskan kenapa VGA ATI lemah di resolusi rendah/di setting rendah. Sementara klo semua setting dibikin pola (dengan texture yang ga berlebihan tentunya) VGA ATI akan merocket meninggalkan VGA nvidia yang setara.
- Mengenai physX bisa saya bilang itu sunat hukumnya. Buat yang mau beli VGA mid end ke bawah, sebaiknya lupakanlah PhysX karena walaupun support, akan membuat VGA lemah dalam memakai setting yang wajib (kaya AA, tekstur, shading). Jadi karena pada dasarnya produk mid end-nya ATI lebih kuat, ditambah PhysX "kurang baik" untuk VGA mid-low end-nya nvidia, maka bisa dibilang 4550, 4650, 4670 adalah best buy untuk harga yang ditawarkannya. Sedangkan buat yang mau nyari VGA lebih kuat dari 4850/9800gtx+, untuk saat ini nvidia masih menjadi solusi terbaik kelas ini.
Apa itu Memory Bus (Bit), Video Memory (MB), Bandwidth (GB/s), dan Kecepatan (DDR)?
Simpelnya, Bit dan jenis memory (DDR) itu menentukan bandwidth data memory VGA. Bandwidth menentukan kecepatan transfer data dari memory buat diproses sama core. Bandwidth bisa dicek pakai GPU-Z (berapa GB/s). Formula perhitungannya:
Contoh — 9800GTX: 256 ÷ 8 × 2200 (DDR3) = 70,4 GB/s
Memory Bus (Bit) ibaratnya pipa ledeng. Kalau mau dapet air banyak, ya dibikin lebih lebar pipanya. Tapi imbasnya VGA jadi besar-besar/makan space banyak. Sedangkan DDR itu data rate per pin — ibaratnya daripada bikin pipanya gede, mending bukaan kerannya aja yang dipolin (arusnya yang dibikin kenceng). Sehingga, umumnya kalau teknologi jenis memory VGA (DDR) sudah mentok, baru bit-nya dibikin lebar/VGA-nya terpaksa jadi gede-gede.
GPU/VGA sangat menyukai bandwidth yang gede. Makin gede bandwidth, makin cepet data-data raw kaya texture, shader, engine fisik yang disampaikan ke core tiap detiknya. Kalau ukuran memory ngaruh ke jumlah data yang bisa disimpan VGA agar ga mengakses harddisk dan RAM komputer terlalu sering. Kalau sudah kekurangan memory (biasanya akibat memakai texture ultra high, atau resolusi yang kegedean, atau memakai AA berlebihan), VGA akan sibuk ngeload data dari harddisk n RAM komputer dan bikin FPS jadi drop drastis + macrostuttering akibat ada jeda untuk menginput data dari harddisk ke memory VGA.
Bisa dianalogikan seperti mobil: Torsinya bisa dibilang bandwidth, Horse Power-nya bisa dibilang si core-nya. Tapi ga cuma sekedar core clock, soalnya core GPU juga terdiri dari ROPs, SPU (kalau dulu istilahnya pixel shader & vertex shader), & texturing unit. Clock-nya rendah tapi klo yang 3 tadi gede ya tetep aja kuat.
Apa itu Bottleneck?
Bottleneck adalah suatu fenomena di mana terdapat 1 komponen hardware yang tidak dapat bekerja secara optimal, dikarenakan ada komponen hardware lain yang tak mampu mengimbangi.
Notes: Untuk kasus processor yang bottleneck, indikasi bermacam-macam, seperti clock processor yang terlalu rendah (hanya 2,6GHz), ataupun core processor yang hanya dual core saja. Namun biasanya bottleneck pada processor lebih disebabkan pada clock processor yang masih rendah — di bawah 3GHz untuk VGA mid-end ataupun di bawah 4GHz untuk VGA high-end.
Test menggunakan VGA 9600 GSO 512MB, ditandem dengan processor jadul AMD ATHLON X2 4000+ 2,1GHz — hanya mendapat 35fps. 9600 GSO benar-benar bottleneck dengan processor tersebut dan tidak optimal performa yang dikeluarkan.
Setelah diganti processornya dengan AMD ATHLON II X4 620 yang sudah di-overclock ke 3.0GHz, naik sekitar 10 fps dan 9600 GSO sudah mengeluarkan performa aslinya. Itulah fenomena bottleneck.
Apa itu Reference Design? Apa itu OC Edition?
Tipe Reference Design / Desain Referensi adalah Tipe VGA Original dari pabrik (ATI/NVIDIA). Desain, performa, clock, fitur, bentuk PCB, maupun pendingin/kipasnya semua original sama seperti yang diperkenalkan oleh ATI/NVIDIA-nya. Yang membedakan ialah Distro/Vendor (ASUS, GIGABYTE, GECUBE, dsb.) hanya menempel logo perusahaannya dan memaket produknya dengan cara sendiri-sendiri. Pada dasarnya tipe VGA desain referensi semua sama, hanya dikasih logo saja pada VGA-nya.
PowerColor Radeon HD 4850
Bentuk VGA sama antar merek, yang membedakan hanya stiker dan kemasan
Tipe Overclock Edition (OC) atau yang disebut non-Reference Design merupakan tipe VGA modifikasi dari vendor/Distro (Gecube, ASUS, SAPPHIRE, dsb). Bentuk PCB, kipas, clock, dsb dimodifikasi sedemikian rupa agar VGA lebih dingin, lebih cepat, dan lebih irit listrik dari VGA Design Reference. Biasanya para Vendor/Distro menaikkan clock, memory, dsb untuk meningkatkan performa VGA, tentunya dengan harga yang lebih mahal. Contohnya: HIS dengan seri ICEQ-nya, PALIT / D.A. dengan seri SONIC-nya, ataupun SAPPHIRE dengan seri TOXIC-nya.
Mengapa Nvidia Quadro Jauh Lebih Mahal ketimbang Nvidia GeForce?
- Sebenarnya, kalau dilihat secara kasarnya, itu cuma permainan marketing yang bikin VGA (ATI n nvidia) agar bisa ngejual teknologi yang mereka punya untuk mendatangkan untung lebih banyak. Soalnya, VGA workstation (baik Quadro maupun FireGL atau FirePro) pada dasarnya menggunakan chip yang sama, arsitektur yang sama, hardware yang sama. Yang beda cuma klo di nvidia yang Quadro (yang baru-baru) di-lock pake 2 transistor. Dengan Quadro mereka pengen "mengakali" agar bisa "memeras" keuntungan dari perusahaan-perusahaan/korporat di dunia creative/desain yang biasanya tajir dan berduit. Bayangin aja, dengan cost yang sama untuk 1 hardware, mereka bisa naikin harga sampai $3000.
- Kalau dilihat dengan prasangka baiknya, duit ekstra sebenernya dipakai buat bayar RnD mereka untuk optimizing driver Quadro agar maksimal menjalankan program-program yang dipakai oleh industri kreatif tadi. Pada tahu kan kalau program-program kaya MAYA, 3Ds MAX, autoCAD n teman-temannya itu harganya mencapai 50-60 juta. Kalau si driver yang udah cape-cape (n mahal-mahal) dibikin juga bisa dijalanin di VGA murahan (gaming), mau dibayar pake apa divisi programmer n developer software-nya si ATI n nvidia. Ini masalah cost n demand.
Perbedaan VGA Gaming n Quadro dalam Menjalankan Program 3D
- VGA gaming TIDAK bisa menjalankan proses rendering di GPU.
- Untuk modelling, secara general VGA gaming performance-nya di bawah 1/3 dari Quadro, thanks to crippled driver.
- VGA gaming akan kewalahan kalau polygon pada model 3D yang diolah rumit n banyak (kaya kalau pake meshsmooth di MAX).
- Biasanya kalau main program 3D pake VGA gaming ada flickering-nya/bug pada beberapa kondisi yang ngeganggu proses modelling. Hal ini ga akan dijumpai kalau pake VGA workstation.
- Balik ke soal rendering lagi, bedanya VGA workstation sama CPU dalam ngerender, VGA workstation (yang mahal/enthusiast-nya) hasilnya lebih bagus karena ada fitur stereo 3D.
Best Buy VGA Tahun 2011
| Bujet | Kemampuan | Rekomendasi |
|---|---|---|
| < 500k | Mayoritas game setting low, beberapa medium. Resolusi optimal 800×600 – 1024×768 | ATI: 4670 2nd | nVidia: 9600GT 2nd |
| 500k – 800k | Sebagian game setting medium, sebagian bisa high. Resolusi optimal 1024×768 – 1280×1024 | ATI: 4850 2nd | nVidia: 9800GT 2nd |
| 800k – 1000k | Banyak game berjalan high, sedikit medium. Resolusi optimal 1280×1024 – 1600×1200 | ATI: 5750 2nd | nVidia: GT 250 2nd |
| 1000k – 1500k | Mayoritas game setting high, sebagian very high (+AA/AF). Resolusi optimal 1600×1200 – 1920×1024 (FullHD) | ATI: ??? | nVidia: GTX460 2nd 768mb |
| 1500k – 2000k | Mayoritas game very high (+AA/AF), sebagian ultra high. Resolusi optimal 1920×1024 ke atas | ATI: 6850, 5850 2nd | nVidia: GTX 460 1GB |
| 2000k – 3000k | Mayoritas game lancar setting apapun (+AA/AF). Resolusi optimal 1920×1024 ke atas | ATI: 6950 unlock, 6870 baru | nVidia: GTX 560 Ti, SLI GTX460 768mb |
| > 3000k | Extreme gamer dengan monitor di atas 1080p atau multi monitor | ATI: 5970 | nVidia: GTX 580 |
- * Game yang dimaksud adalah game-game terbaru saat itu
- ** Multi monitor untuk penggunaan 2 atau lebih, sebagai penyesuaian resolusi
- *** Harga tergantung dari merk dan produsen
- **** Harga best buy ini sifatnya subjektif. contoh rentang 1jt - 1.5jt bisa dapet 5830 dari ATI, tapi menurut saya price/performancenya kurang mantep, kecuali agan banyak duit.
Referensi spesifikasi lengkap:
Comparison of ATI (AMD) Radeon Graphics Processing Units
|
Comparison of Nvidia GeForce Graphics Processing Units
nice post, ty bro..
ReplyDeletekalo vga yg bisa buat game sekaligus buat video project sekelas adobe premiere lah... serta buat desain grafis sekelas photoshop/ illustrator cs5... apa nih???
ReplyDelete@Ashran Anthonie Van Shejkhar klo nge game nya mw maksimal lbih baik pke VGA ATI sob
ReplyDeleteAnjrit banget om infonya... dapet ilmu banyak dari postingan diatas, Thanks berat yaaaa, ahihihihihi......
ReplyDeletekeren bang beritanya lengkap q save aja linknya......?
ReplyDelete@Blog ia gan sama"
ReplyDelete@john Monggo gan :)
kk vga sy NVIDIA GEFORCE 410M kenapa klo main ryl suka patah kl ad yg keluarin skill pdhl jaringan sih lancar aja, mohon pencerahannya
ReplyDeleteASUS A43S
ReplyDeleteintel core i-3
NVIDIA GeForce 610 M+2GB
Windows 8 Enterprise 64bit
Tested in :
Devil may Cry
Strike Suit Zero
NFS MW 2012
Coba di update dulu Driver VGAnya,
ReplyDeletekalo saat ngeluarin skill patah" itu sih pasti VGA
"Pada dasarnya tipe vga desain referensi semua sama.. hanya dikasih logo saja pada VGAnya."
ReplyDeleteinfonya sangat membantu, jadi ternyata merk tidak membedakan kualitas dan performa vga ya? karna barangnya sama dari ATI dan NVIDIA?
gini gan, ane mau beli VGA. cuman yang cocok untuk game FPS(misal CallOfDutty,Battlefild) dan Game semacem sport car gitu(mostwanted)..
ReplyDeletekira-kira yang cocok untuk VGAnya apa yah gan...
Ntah NVidia atau ATI ...
Mohon pencerahannya ... ^_^
Mantap.Pencerahan betul.Thanks jadi tambah pengetahuan,bro!
ReplyDeleteTerima Kasih Atas Informasi Informasi Yang Memberi Saya Lebih Banyak Pengetahuan Soal Komputer Khususnya VGA. Sekali Lagi Terima Kasih.
ReplyDeletegini bos kemaren kan saya baru beli vga geforce 660.. pas tak gunai d tampilan biasa gx enak bos bahkan pecah2 untung writing, tp setelah d pake game itu bgus tmpilannya
ReplyDeleteterus setelah di tanyakan ke penggemar grafis itu kurang baik untuk grafis arsitektur..soalnya gforce bagusnya d Gpugaming apa benar itu..??
mohon pencerahannya ^_^
minta saran mas, klo Radeon HD 5570 1GB DDR3 bisa dipasang di mobo BIOSTAR GF8200e am2+, proc. amd athlon II X2 240 2,8GHz
ReplyDeleteCakep dah terjawab pertanyaan saya, vga gaming gak bisa ngerender, jadi kudu beli vga workstation, alias pc baru buat kerjaan gw,
ReplyDeleteSebelumnya thanx banget.
ReplyDeleteInfonya super lengkap.
sekalian mau tanya,
bagaimana cara memaksimalkan kinerja gaming di lappie saya?
apakah settingan atau harus ganti peripheral?
soalnya maen PES 2013 di setting high dan medium, game jadi ngelag.
ini spec lappie saya,
Acer Aspire 4750G
- intel core i5-2410M 2.3GHz turbo boost up to 2.9GHz
- Nvidia GeForce GT 540M 1GB up to 2737MB Turbo Cache
- RAM 4GB DDR3
Haturnuhun.
ini spec pc saya
ReplyDeleteintel core 2 duo 1.8 ghz
ram 2 gb
vga nvdia 8400 gs 512 mb
itu bisa maen game assassain's creed 2 apa nggk ??
makasi
VGA onboard kurang kompetit
ReplyDeleteHebat ��
ReplyDeletemantab
ReplyDeleteSori mas baru nge-Google & baru kebaca blognya, mau nanya, kalo buat game kaya' Watch_Dogs, AC: Rogue, Far Cry 3, dengan budget 500k-800k di Nvidia itu bagusnya VGA apa ya?
ReplyDeleteIni Specs saya skrg:
CPU Core 2 Duo E7500 @ 2.93GHz
Memory : DDR3 4Gb
Graphic-C: NVIDIA GeForce 210 DDR3 1Gb