Kalau backup menggunakan Norton Ghost, proses restore-nya pun harus dilakukan lewat Ghost juga. Tutorial ini memandu kamu langkah demi langkah cara merestore partisi Windows dari file image backup menggunakan Ghost v11.5.
Apa Itu Restore di Norton Ghost?
Restore di Norton Ghost adalah proses mengembalikan isi sebuah partisi (biasanya partisi Windows) dari file image backup (.GHO) yang sebelumnya sudah dibuat. Data pada partisi tujuan akan sepenuhnya ditimpa oleh isi file image tersebut — jadi pastikan kamu sudah memilih partisi yang benar sebelum melanjutkan.
Yang Kamu Butuhkan
- ✓Bootable CD/USB berisi Norton Ghost v11.5
- ✓File image backup (
.GHO) hasil backup sebelumnya - ✓Mengetahui lokasi penyimpanan file image (drive/partisi mana)
- ✓Pastikan daya listrik stabil selama proses berlangsung
Boot komputer dari CD/USB Ghost terlebih dahulu sebelum memulai langkah-langkah di bawah ini. Semua proses dilakukan dari antarmuka Ghost, bukan dari Windows.
Langkah-Langkah Restore dengan Ghost v11.5
-
1
Dari menu utama Ghost, navigasi ke Local → Partition → From Image.
Gambar 1 — Pilih Local → Partition → From Image
-
2
Jendela file browser akan muncul. Cari lokasi file image backup (
.GHO) yang sudah kamu simpan sebelumnya, lalu klik Open.Gambar 2 — Cari file .GHO lalu klik Open
-
3
Dialog konfirmasi akan tampil. Klik OK untuk melanjutkan.
Gambar 3 — Klik OK untuk konfirmasi
-
4
Pilih hard disk tujuan tempat restore akan dilakukan. Biasanya hanya ada satu disk — pilih saja disk tersebut.
Gambar 4 — Pilih hard disk tujuan
-
5
Selanjutnya, pilih partisi tujuan yang akan ditimpa oleh file image. Untuk Windows, biasanya partisi bertipe Primary. Hati-hati jangan sampai salah memilih partisi — semua isi partisi yang dipilih akan terhapus.
Gambar 5 — Pilih partisi tujuan (biasanya Primary untuk Windows)
-
6
Ghost akan menampilkan peringatan bahwa semua data pada partisi tujuan akan dihapus. Klik Yes untuk memulai proses restore. Tunggu hingga selesai, lalu restart komputer.
Gambar 6 — Klik Yes untuk memulai restore
Perhatian Penting
- 1. Jika setelah restore Windows tetap tidak bisa booting, kemungkinan MBR (Master Boot Record) rusak akibat virus, atau partisi Windows belum diset "Active". Jika MBR rusak: hapus dulu partisi Windows, buat ulang, format, lalu pastikan partisi tersebut diset "Active" sebelum melakukan restore kembali.
- 2. Ghost tidak membackup MBR. Sebagai perbandingan, Acronis True Image Home (ATIH) 2011 menyertakan MBR dalam backup partisi — itu kelebihan ATIH dibanding Ghost, meskipun ATIH lebih kompleks dalam penggunaannya.
Tips Tambahan
Cek Status "Active" Partisi
Jika Windows gagal booting setelah restore, coba boot dari Windows Installation Disc dan gunakan fitur Startup Repair, atau gunakan Disk Management untuk memastikan partisi Windows sudah berstatus Active. Partisi non-active tidak akan bisa memulai proses boot Windows.
Pastikan Kapasitas Partisi Tujuan Cukup
Kapasitas partisi tujuan harus sama atau lebih besar dari partisi asal saat backup dilakukan. Ghost akan menginformasikan apabila ukuran tidak sesuai.
Ghost vs ATIH — Kapan Pakai Yang Mana?
Norton Ghost cocok untuk penggunaan sederhana yang cepat dan ringan. Jika kamu membutuhkan backup MBR sekaligus partisi dalam satu langkah, pertimbangkan Acronis True Image Home (ATIH) sebagai alternatif meskipun antarmukanya lebih kompleks.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, proses restore menggunakan Norton Ghost v11.5 seharusnya berjalan lancar. Kunci utamanya adalah memilih partisi yang tepat dan memastikan MBR dalam kondisi baik. Selamat mencoba!